japan-convenience-store

Lima alasan mengapa mini market Jepang laku keras di mana-mana

Kalau kamu pernah tinggal atau pernah mengunjungi negara Jepang, pasti ada aja kesempatan untuk mengunjungi mini market. Entah karena pengen beli sesuatu atau hanya sekedar pengen masuk ke dalamnya. Sekali masuk ke dalamnya, timbul kesan yang membekas di dalam hati, dan kepengen untuk datang lagi. Pokoknya, mini market dari Jepang ini bikin kamu betah datang berkali-kali.

Tapi, yang menjadi masalahnya, sebenarnya apa sih yang membuat mini market Jepang ini beda dari yang lain? Kalau di Jepang udah biasa kan.. namun bagaimana kalau dibandingkan dengan mini market punya negara lain?

Ada lima alasan yang menjadi sandaran kuat, mengapa ‘combini’ ini bisa mendunia, bahkan ngetren di kalangan anak-anak muda (dan para ABG Indonesia tentunya).

– Kualitas makanan

Banyak sekali mini market yang menyediakan stok makanan dari luar negeri, tapi, di antara semuanya, hanya Jepang yang dapat menyediakan makanan berkualitas tinggi yang disediakan hampir setiap jamnya pada hari tersebut.

Nggak heran kalau Jepang yang dikenal juga termasuk dalam daftarnya UNESCO di bidang Warisan Budaya Tak Tampak ini dapat menyajikan makanan yang cepat dan siap saji di mini market mereka.

Makanan seperti onigiri dengan berbagai macam isi bisa kamu beli seharga sekitar 100 yen (atau sekitar 12 ribu rupiah). Sementara itu, untuk bekal makanan siap saji yang dapat kamu beli biasanya menggunakan bahan makanan lokal dan bahan-bahan tersebut hanya pada musim-musim tertentu.

Semisal, pada musim dingin sekarang ini, kamu bisa menghangatkan diri kamu dengan cepat dengan semangkuk oden atau bakpau daging babi yang hangat. Atau untuk musim panas, kamu bisa menyejukkan dirimu dengan menjilat berbagai rasa es krim yang tersedia di kulkas.

– Gratis akses ke toilet

Kalau kamu lagi di kota-kota besar di Jepang dan rada enggan mau pakai toilet umum, kamu bisa mengunjungi mini market terdekat. Biasanya mereka menyediakan menyediakan ruangan yang cukup lowong untuk digunakan, dan bisa kamu gunakan juga kalau kamu pengen ganti baju pada pertengahan hari.

Jadi enggak perlu repot-repot lagi nyari toilet umum. Cukup ke mini market aja, masuk, dan bilang “sumimasen toire o tsukaimasu” (“Permisi, saya mau pakai toiletnya”). Enggak usah beli apapun juga tidak apa-apa. Mereka akan dengan senang hati mempersilahkanmu untuk memakai toilet yang ada.

– Memberikan kenyamanan dalam pelayanan

Arti kata “convenience” (kenyamanan) benar-benar diterapkan dengan sangat baik oleh mereka, enggak hanya sekedar menawarkan barang di toko. Kalau dipikir-pikir, sekarang ini orang-orang lebih sering hanya berkunjung saja ketimbang membeli.

Mereka lebih banyak menggunakan jasa yang ditawarkan, seperti mesin fotokopi dalam toko, ATM, kios tiket nonton film/konser/tiket bus malam dan bahkan tempat print gambar instan.

Tak hanya itu, banyak dari mini market yang juga menjalin kerjasama dengan layanan jasa pengiriman, membuat mini market menjadi alternatif selain harus mengantri di kantor pos.

Bahkan, kamu juga bisa pergi ke mini market untuk mengurusi barang-barangmu supaya tetap aman dan sampai ke bandara. Hal ini justru membantumu agar lebih lega saat menaiki kereta api. Tinggal langsung naik pesawat aja, sementara barang sudah aman di bagasi.

– Semua ada dan tersedia

Kamu pikir, ke mini market cuman ada barang-barang sembako doang? Enggak! Di mini market Jepang, mereka menyediakan hampir semua barang yang kamu butuhkan. Termasuk buku, mereka juga menyediakan majalah yang.. ehem, berbau porno, dan juga manga yang asik.

Kamu juga bisa beli rokok atau minuman keras di sini. Mereka menyediakannya selama 24 jam penuh dalam sehari. Enggak masalah kalau kamu seorang pemabuk maupun perokok yang demen bacaan porno. Kasir enggak akan merepotkanmu, mereka hanya menanyakan apakah kamu sudah menekan tombol “Saya yakin bahwa saya berumur lebih dari 20 tahun”. Itu saja.

– Keramah-tamahan

Yang paling utama saat kamu mengunjungi mini marketnya Jepang, tentu saja perhatian para pegawainya. Di samping mereka menyambut para pelanggannya, mereka juga biasanya selalu memastikan semuanya tetap bersih dan segala sesuatunya tetap pada tempatnya.

Dan jika kamu membeli bekal makanan siap saji yang perlu dihangatkan, dengan senang hati mereka memanaskannya untukmu dan menyediakan segalanya, mulai dari sumpit sampai sendok garpu plastik dan pipet minum.

Malah, ada air panas yang dapat kamu gunakan setelah membeli ramen gelas, dan mereka juga akan memisah barang belanjaan kamu, jika kamu ada membeli barang dalam keadaan panas dan dingin. Yaaa, bisa dibilang cara membungkus yang cukup cerdik.

Semua lima alasan tersebut, hanya dapat kamu temukan di mini market Jepang: tempat yang ramah, buka 24 jam sehari, dan di mana kamu bisa menemukan barang yang yang kamu butuhkan. Hampir semuanya.

source: Japantoday via RocketNews24

gambar: urbanresearch

Iklan

Komentarmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s