Ulasan light novel: Penguin Summer

Kembali lagi dalam rubrik ulasan kami di Indonesian Otaku! Kali ini, kami akan mengulas light novel yang pastinya cukup dikenal di kalangan anak otaku, yaitu Penguin Summer. Penguin Summer merupakan novel ringan pertama yang ditranslasikan menjadi bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Shining Rose Media. Buku ini bisa didapatkan dengan mudah di toko buku kesayangan kalian.

First Thought

Saat memulai membaca bab pertama, kami mengira bahwa novel ini akan menjadi novel romansa antara karakter perempuan dan karakter laki-laki dan dibumbui dengan aroma genre ‘slice of life’. Setelah membaca beberapa chapter, pembaca mulai disuguhkan dengan sejarah-sejarah dalam cerita tersebut dan bukti logis yang cukup membuat kami bosan. Tapi mungkin bagi orang-orang yang menyukai sejarah, novel ini bisa dibilang menarik dan intriguing.

Mengapa? Karena novel ini memaparkan ulasan logis dan beberapa penjelasan teoritis mengenai asal muasal sejarah tersebut ada. Seiring berjalannya waktu, cerita sejarah itu menyebar luas melalui mulut ke mulut orang Jepang sehingga berdampak terhadap kesahihan cerita tersebut. Yah, walaupun novel ini tergolong fiksi, namun seolah-olah dapat membuat sejarah yang awalnya rekayasa menjadi sebuah rangkaian teks yang begitu nyata.

Introduction

Penguin Summer merupakan light novel fiksi yang mengangkat tema fiksi sains, romansa, sekaligus horor. Mengangkat sejarah seorang pengembara bernama Kubinashi-sama yang membantu Desa Nagase yang terletak di lereng Gunung Shirokobe. Kubinashi-sama menumpas Setan Rambut Putih, sang penyebar teror seluruh desa yang menghabiskan seluruh pasokan makanan desa.

Lalu, muncul seorang tokoh protagonis bernama Higashida Takashi. Bersama teman masa kecilnya, Soma Akari, mereka berdua memutuskan untuk mencari tahu kebenaran akan keberadaan Kubinashi-sama dengan mendaki Gunung Shirokobe. Tetapi, muncul organisasi misterius bernama “Kelompok Topeng Merah” yang beraksi diam-diam di kota. Setelah itu, muncul sebuah robot penguin yang ternyata adalah robot buatan “Kelompok Topeng Merah” agar dapat mengancam manusia supaya mereka membayar sejumlah uang untuk mensukseskan rencana mereka.

Pros

Novel ini menyajikan alur cerita yang lumayan padat. Ada sejarahnya, ada horrornya, ada pula bagian romantisnya, sehingga lumayan menarik untuk dibaca.  Ilustrasinya pun bagus. 3 halaman pertama di novel ini menyajikan ilustrasi berwarna sehingga pembaca tau bagaimana wujud para karakter.

Tak disangka-sangka kalau antagonis yang menyebut dirinya “Kelompok Topeng Merah” adalah suatu kelompok beranggotakan dua orang yang sebenarnya merekalah yang menyumbangkan unsur komedik di sebagian besar novel ini. Bisa dibilang seperti Team Rocket dari kartun Pokemon yang selalu gagal karena kecerobohan mereka sendiri.

Cons

Kekurangan novel ini hampir tidak ada menurut kami. Tapi twist di novel ini menurut kami telat sekali timingnya. Major twistnya disajikan di akhir cerita sehingga pembaca yang ingin tau apa yang sebenarnya terjadi harus membaca ulang dari chapter sejarahnya, yang mana membuat kami merasa agak bosan dengan novel ini.

Verdict

Akhirul kata, penulis rasa, dengan pertimbangan major twist yang menurut kami timingnya cukup terlambat dan sangat mempengaruhi cerita, disertai nilai plus dari novel ini yaitu ilustrasinya di atas rata-rata sehingga enak dilihat, dan juga berbagai macam sudut pandang dari semua karakternya yang dibuat dalam satu chapter. Apalagi penulis juga cukup demen dengan bacaan novel sci-fi. Maka, penulis rasa, skor 7.8 dari 10 adalah skor yang pantas untuk novel ringan ini.

Informasi Buku

Judul: Penguin Summer
Penulis: Mutsuduka Akira
Ilustrator: Shino
Penerbit: PT Shining Rose Media
Tebal: 293 + 9 Halaman
Harga: Rp 50.000,-
ISBN: 978-602-18316-2-5

Iklan

Komentarmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s